Adab Bercanda


Renungan
(kata mutiara Ali bin Abi Thalib) “Janganlah Kalian Bercanda dengan orang yang bodoh,
Janganlah kalian bercanda dengan Orang yang dermawan, dan Janganlah Kalian bercanda dengan
Orang yang Pintar”
Dalam sebuah pertemuan, guru saya pernah mengungkapkan sebuah kata mutiara yang meskipun
sederhana tapi mempunyai makna yang dalam. Beliau berkata “ada sebuah kata mutiara dari seorang
sahabat yaitu Ali bin Abi Thalib, kata-katanya seperti ini:
“Janganlah Kalian Bercanda dengan orang yang bodoh, Janganlah kalian bercanda dengan Orang
yang dermawan, dan Janganlah Kalian bercanda dengan Orang yang Pintar”
Janganlah kalian bercanda dengan orang yang bodoh, Karena dengan kebodohannya dia akan
melakukan hal bodoh yang dapat menyakitimu. Kebodohan disini maksudnya, tingkah bodoh yang
dilakukan tanpa berpikir panjang baik lewat perkataan yang bermaksud ‘Lucu’ tapi malah melukai
orang lain, maupun perbuatan yang tadinya ‘menghibur’ menjadi menjengkelkan. Misalnya ketika
seseorang menceritakan kisah sedihnya yang baru saja menjatuhkan hp nya di jalan dan ternyata
terlindas mobil, lalu temannya yang mendengarkan tertawa terbahak-bahak dengan puasnya sehingga
membuat orang itu kesal. Bukannya di hibur malah di terawakan. pantas saja dia menjadi sakit hati
dan bisa saja ia mengatakan ‘bagaimana kalau kepala kamu yang terlindas?’ Jika antum termasuk
orang yang tertawa terbahak-bahak itu, maka anda termasuk ‘orang bodoh’. Tindakan seperti ini
harus kita hindari. kenapa? Karena lelucon yang dilakukan dengan orang bodoh hanya akan menyakiti
hati saja. Maka sebaiknya kita harus tahu masalah yang mana yang boleh kita tertawai. Jangan
sampai kita menjadi orang bodoh itu.
Sedangkan Jika kita Bercanda dengan orang yang dermawan, jika kita melakukan suatu kesalahan
ketika berbicara terhadapnya sehingga dia merasa sakit hati maka dia pasti akan berhenti untuk
berteman dan dermawan pada kita. Contohnya seperti Ali bin Abi Thalib yang terkenal dermawan,
ketika ia mendengar saudaranya ikut membicarakan tentang masalah Aisyah yang disangka berzinah
dengan seorang sahabat. Tak di sangka seorang Ali yang lembut tapi bisa sampai memutuskan untuk
tidak akan menafkahi saudaranya tersebut. Hal itu tidak diketahui oleh semua termasuk Rasulullah
SAW, hingga turun Ayat yang menyatakan ”jangan menahan sedekah pada saudaramu”. Seorang yang
dermawan sangat mudah sakit hati, maka sebaiknya siapapun orangnya sebaiknya kita harus
menjaga candaan kita terhadap siapapun. Bisa jadi si dermawan mengatakan pada teman dermawan
lainnya hal yang buruk tentang kamu, sehingga tanpa disadari kamu akan di cap sebagai orang yag
menyebalkan.
Lalu pernakah antum bercanda dengan guru?? Hati hati karena jikakamu bercanda den candaanya
menyinggung nya maka bisa saja ia akan menanyakan tentang hal itu hingga akar-akarnya atau bisa
jadi akan mengetes kamu. walaupun mungkin bermafaat buat kamu, tapi bisa jadi saat itu dia sedang
kesal dan pelampiasannya adalah membuat kamu kelimpungan sampai kata-kata kamu habis. Dan
sebagai peringatan, jika seorang yang berilmu (guru) memberikan kamu tugas yang sangat berat atau
tidak masuk akal, tidak ada hubungannya dengan pelajaran, dll sehingga sangat memberatkan, hati-
hati bisa jadi kamu sedang di musuhi atau di benci. Dan jika seorang guru selalu memerintahkan
sesuatu apapun kepada seseorang tapi dengan baik-baik maka kamu di sukai guru tersebut, dalam
arti suka kepada anak yang rajin,dll. Tapi jika memerintah yang aneh tapi hanya pada satu orang dan
itupun kadang disertai sedikit sindiran, atau bahkan tidak pernah ditanya sama sekali oleh guru itu
bisa jadi guru itu sedang kesal pada kamu.
Berhati-hatilah ketika bercanda jangan sampai kamu menjadi orang yang bodoh!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: